Cerpen Bahasa Indonesia
Saat itu,tepatnya pada hari sabtu...
Aku
melaksanakan latihan REMA ku yang terakhir kali. Yaitu acara pelantikan. Aku
pergi pada sabtu siang dengan membawa segala kebutuhan, khususnya HP untuk
mengabadikan moment tersebut.
Saat pertama datang, aku melihat
banyaknya anak-anak yang mengikuti upacara pembukaan. Hal ini menjadi semangat
bagiku. Setelah itu, anak kelas 7 dan 8 mengikuti ceramah di mushola. Sementara
aku,kelas 9 hanya duduk-duduk sambil menunggu acara tsb selesai. Lalu kami
sholat ashar berjamaah dan kelas 7 dan 8 naik ke aula untuk mengikuti
pengarahan dari BKPRMI. Tetapi aku tidak mengikutinya, dan makan di ruang
kurikulum bersama teman-temanku. Hehehe...
Setelah itu kami sholat maghrib
berjamaah, lalu giliran anak kelas 7 dan 8 yang makan. Sementara aku dan
teman-temanku yang laki-laki asik bersenda gurau dan main games di ruang
kurikulum. Setelah itu anak kelas 7 dan 8 naik kembali ke aula untuk mengikuti
pelantikan calon ketua REMA dan
pembagian seksi-seksi. Tetapi kegiatan ini harus terhenti terlebih dahulu
karena sholat isya berjamaah.
Setelah solat isya, acara pun
kembali diteruskan. Tetapi aku tidak mengikutinya karena acaranya akan sangat
lama seperti waktu aku mengikutinya pada saat masih kelas 8. Lalu aku pergi ke
ruang kurikulum. Tentunya dengan yoga, reza, dan inggil,teman-temanku.
“Nanti kita tidak usah ikut acara di
aula ya,kita harus menemani anak-anak yang sakit”,kataku.
“Baiklah”,kata yoga,inggil dan reza
menyetujuinya.
Tetapi sayangnya disana lampunya sedang mati sehingga
terpaksa hanya diterangi oleh lampu emergency. Kami juga harus menemani anak
yang sakit pada saat pelantikan. Untuk mengusir kejenuhan, aku meminjam HP
milik yoga dan bermain game. Untungnya ada game yang seru di Hpnya.
Lalu kami keluar untuk melihat sekaligus membantu pembuatan
api unggun. Saat pembuatan api unggun pada jam 10, acara pelantikan masih juga
berlangsung. Aku naik ke aula, melihat bagaimana suasana pelantikan tersebut.
Terlihat pembina REMA,pak Udin sedang memberikan pengarahan
kepada anak kelas 7 dan 8.
Tetapi aku tidak lama disana, karena aku diminta untuk
membantu kembali pembuatan api unggun.
Akhirnya pada jam 10, acara pelantikan selesai. Lalu anak
kelas 7 dan 8 dibawa ke halaman sekolah untuk mengikuti acara api unggun
sekaligus acara pentas seni.
Disana kami menyalakan api unggun dan melakukan acara pentas
seni. Tetapi itu tidak berlangsung lama, karena akhirnya hujan turun dengan
derasnya. Lalu acara tsb dilanjutkan di aula.
Acara berakhir jam 11, lalu anak kelas 7 dan 8 tidur. Aku
mencoba tidur, tetapi aku tidak mengantuk. Aku lalu meminjam HP milik yoga dan
bermain games kembali.
Akhirnya pada jam 00.30 acara yang paling kusukai
dimulai,yaitu Jerit Malam. Yaitu acara manakut-nakuti.hehehe...
Aku mandapat pos di 8.6, tentunya tidak sendiri. Satu pos di
isi oleh 4 orang. Sangat seru pada saat itu. Mereka ketakutan, meskipun juga
ada yang biasa-biasa saja. Tetapi yang paling heboh adalah kelompok terakhir
yang terdiri dari 5 orang. Ada satu anak yang memiliki sketakutan yang sangat
tinggi sehingga tidak mau masuk ke posku. Ia bahkan sangat takut dengan suara
yang aku buat. Hal itu yang mmembuat aku ingin tertawa, tetapi apa daya aku
hanya bisa menahannya,karena takut ia tersinggung. Hehehe...
Acara JM berakhir jam 03.30 lalu kami ke mushola dan
bersiap-siap untuk sholat subuh. Sambil menunggu aku mencoba tidur, tetapi
banyaknya nyamuk dan dinginnya udara saat itu membuat aku tidak bisa tidur.
Teman-temanku, yoga,inggil, dan reza sudah tertidur lalu aku meminjam HP yoga
dan bermain games,tetapi batu Hpnya habis lalu aku memejamkan mata, dan
akhirnya aku tertidur. Tetapi baru sekitar 5 menit tertidur, waktu sholat subuh
telah tiba lalu aku di bangunkan.
Betapa ngantuknya pada saat itu, sehingga aku wudu dalam
mangantuk dan sambil menunggu anak-anak yang lain berwudlu, aku macuri waktu
untuk tidur.
Lalu setelah sholat ada kultum dr Pak Udin. Dan setelah itu
kami, beristirahat. Pada pagi harinya, anak kelas 7 dan 8 menikuti baksos,
membersihkan sisa-sisa api unggun. Lalu kemudian istirahat makan. Setelah itu,
lalu anak-anak dibawa ke buah gede untuk berolahraga.
Pulangnya ada acara evaluasi bagi anak kelas 7 dan 8. Tetapi
aku hanya elihat, karena aku tidak ahli dalam mengevaluasi. Tetapi karena
acaranya lama, aku lalu mencuri waktu untuk tidur sebentar, lalu pada saat aku
bangun acara selesai dan kami mulai bersalaman dan saling bermaaf-maafan pada
saat itu.
Khususnya aku pada yoga dan inggil karena kami bertemu pada
saat acara REMA saja, entah apakah pada saat SMA nanti aku dapat bertemu mereka
lagi.
Lalu setelah itu aku pulang kerumah dan langsung tidur.
Itulah cerita kegiatan REMA terakhir, aku tidak akan REMA
lagi untuk waktu yang lama.
END